Tulungagung, jejaklensa.Net– Anggota Saka Bhayangkara Polsek Bandung, Tulungagung, baru-baru ini mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Vertical Rescue yang intensif. Kegiatan ini dilaksanakan di area Bassura Came Sumber Ece, desa Sukoharjo, Kecamatan Bandung kabupaten Tulungagung, dan mendapatkan bimbingan serta pengawasan langsung dari tim ahli dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Posko Trenggalek. 19 oktober 2025
Diklat Vertical Rescue ini bertujuan untuk membekali para anggota Saka Bhayangkara dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam teknik penyelamatan di medan vertikal atau ketinggian, yang sangat penting dalam situasi bencana atau kecelakaan yang memerlukan evakuasi dari tempat tinggi atau jurang.

Dalam suasana yang serius namun antusias, para peserta menerima materi teori dan praktik. Materi yang diberikan meliputi pengenalan alat-alat vertical rescue, teknik simpul tali, rappelling (turun dengan tali), dan ascending (naik dengan tali), serta prosedur keselamatan standar dalam operasi penyelamatan di ketinggian.
terlihat jelas bagaimana anggota BASARNAS Posko Trenggalek memberikan instruksi mendalam. Salah satu momen menunjukkan seorang instruktur BASARNAS berbaju oranye sedang membimbing peserta dalam pemasangan harness dan perangkat turun. Sementara di sesi lain, puluhan anggota Saka Bhayangkara terlihat fokus mendengarkan arahan dan mempraktikkan teknik simpul tali di bawah naungan sebuah peneduh.
Kehadiran dan bimbingan langsung dari BASARNAS Posko Trenggalek memastikan bahwa pelatihan ini sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) SAR nasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat mencetak kader-kader muda Saka Bhayangkara yang siap siaga dan terampil, khususnya dalam memberikan bantuan pertolongan pertama di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pamong saka Polsek Bandung, Tulungagung, dalam meningkatkan kapasitas mitigasi bencana dan kesiapsiagaan anggotanya dalam membantu masyarakat. Dengan bekal ilmu vertical rescue, anggota Saka Bhayangkara diharapkan dapat menjadi ujung tombak pertolongan di daerah yang sulit dijangkau.

AIPDA Farid Yudi Suryata, SH terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim BASARNAS Posko Trenggalek yang telah dengan sabar, profesional, dan berdedikasi tinggi mentransfer ilmu dan pengalaman berharga ini kepada adik adik anggota saka bhayangkara polsek bandung. Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara gerakan Pramuka dengan institusi penyelamat.
Semoga Ilmu vertical rescue yang didaapatkan adik saka hari ini adalah ilmu yang sangat spesifik dan vital. Ingatlah, bahwa keterampilan ini bukan untuk gagah-gagahan, melainkan untuk bekal saat panggilan darurat tiba. Jadilah penolong pertama yang handal dan selalu utamakan keselamatan diri sendiri dan tim. Imbuhnya
Daniel ketua saka bhayangkara polsek bandung Kami bersama anggita mengakui, Diklat ini sangat menantang, menguji fisik, mental, dan keberanian kami. Ada rasa takut, ada rasa lelah, tetapi semua terbayar dengan ilmu baru dan rasa bangga karena kami sekarang memiliki kemampuan yang istimewa.
Ilmu vertical rescue ini akan kami jaga dan kami jadikan bekal utama sebagai anggota Saka Bhayangkara. Kami berjanji, akan selalu siap sedia untuk mengamalkan ilmu ini demi kepentingan kemanusiaan, dan kami akan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap tindakan pertolongan.
Semoga kolaborasi antara Saka Bhayangkara dan BASARNAS ini terus berlanjut. (Gus)
![]()